Desainer UI/UX Fresh Graduate — Indonesia
CV untuk posisi Desainer UI/UX Fresh Graduate perlu menunjukkan proses desain yang didukung portofolio, bukan sekadar selera visual — dan di Indonesia, CV harus melakukannya dalam format yang benar-benar diharapkan oleh perekrut dan sistem ATS di sana.
Apa yang diharapkan perekrut di Indonesia dari format ini
- Panjang: Satu halaman untuk posisi entry-level dan peran internasional
- Foto: Tidak wajib untuk peran internasional
- Format satu kolom agar mudah dibaca ATS
- Tunjukkan kesiapan kerja remote untuk posisi internasional
- Sesuaikan kata kunci dengan deskripsi pekerjaan
Keterampilan wajib untuk CV Desainer UI/UX Fresh Graduate
Utamakan keterampilan ini — inilah kata kunci yang benar-benar dicari perekrut maupun sistem ATS untuk posisi ini:
- Figma
- Dasar-dasar riset pengguna
- Wireframing dan prototyping
Keterampilan nilai tambah
- HTML/CSS dasar
- Pengalaman pengujian pengguna
Contoh poin CV Desainer UI/UX Fresh Graduate
Gunakan sebagai titik awal dan sesuaikan dengan angka nyata Anda sendiri — jangan menyalin persis seperti ini.
- Mendesain alur pengguna dan prototipe fidelitas tinggi di Figma untuk proyek akhir
- Melakukan pengujian usability dengan 10 partisipan, mengidentifikasi 3 titik hambatan
Pertanyaan yang sering diajukan
Seberapa panjang CV Desainer UI/UX Fresh Graduate untuk melamar di Indonesia?
Satu halaman untuk posisi entry-level dan peran internasional adalah standar umum. Fokuskan pada keterampilan dan hasil yang paling menunjukkan proses desain yang didukung portofolio, bukan sekadar selera visual.
Keterampilan apa yang harus ditonjolkan dalam CV Desainer UI/UX Fresh Graduate untuk Indonesia?
Utamakan: Figma, Dasar-dasar riset pengguna, Wireframing dan prototyping. Ini adalah istilah yang benar-benar dicari perekrut dan sistem ATS.
Apakah CV untuk Indonesia memerlukan foto?
Tidak wajib untuk peran internasional